Sabtu, 19 April 2014

AC MILAN


Logo AC Milan
        Associazione Calcio Milan, sering disebut sebagai A.C. Milan atau hanya Milan, adalah sebuah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan, Lombardy, yang bermain di Serie A. Mereka bermain dengan seragam bergaris merah-hitam dan celana putih (kadang-kadang hitam), sehingga dijuluki rossoneri ("merah-hitam"). Milan adalah tim tersukses kedua dalam sejarah persepak bolaan Italia. Mereka menjuarai Serie A 18 kali dan Piala Italia 5 kali.


Kostum 2013/2014
        Mereka adalah klub paling sukses di dunia sepak bola dalam hal piala internasional bersama dengan Boca Juniors, dengan 18 gelar resmi diakui UEFA dan FIFA. Milan telah memenangkan rekor tiga Piala Interkontinental dan setelah penggantinya, Piala Dunia Antarklub FIFA. Milan juga memenangkan Piala Liga Eropa/Champions 7 kali, yang kedua setelah Real Madrid. Mereka juga memenangkan rekor Piala Super UEFA lima kali dan Piala Winners UEFA dua kali. Milan memenangkan setiap kompetisi besar di mana ia telah berkompetisi, terkecuali untuk Liga Eropa UEFA (dalam kompetisi ini mereka telah kehilangan dua semifinal pada tahun 1972 dan pada tahun 2002). Secara domestik, dengan 18 gelar liga. Milan adalah gabungan kedua klub paling sukses di Serie A di belakang Juventus (29 gelar), bersama dengan rival lokal Inter. Mereka juga telah memenangkan Coppa Italia 5 kali, serta rekor 6 kemenangan Supercoppa Italiana.


 
San Siro Stadium
        Laga kandang Milan dimainkan di San Siro, juga dikenal sebagai Stadion Giuseppe Meazza. Stadion yang bersama dengan Inter, merupakan yang terbesar di sepak bola Italia, dengan total kapasitas 80.018. Inter dianggap rival terbesar mereka, dan pertandingan antara kedua tim disebut Derby Della Madonnina, yang merupakan salah satu yang paling diikuti derbi di sepak bola.Pemilik klub adalah mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi , dan wakil presiden adalah Adriano Galliani. Klub ini adalah salah satu yang terkaya dan paling berharga di sepak bola Italia dan dunia.

AC MILAN

Sejarah AC MILAN

      Klub ini didirikan oleh dua orang ekspatriat Inggris, yang datang dari kota Nottingham Inggris, yaitu Herbert Kilpin dan Alfred Edwards dengan nama Klub Kriket dan Sepakbola Milan pada tahun 16 Desember 1899. Pada saat itu, Edwards menjadi Presiden klub pertama Milan dan Kilpin menjadi kapten tim pertama Milan. Pada musim 1901, Milan memenangkan gelar pertamanya sebagai juara sepak bola Italia, setelah mengalahkan Genoa C.F.C. 3-0 di final Kejuaraan Sepakbola Italia. Pada tahun 1908, Milan mengalami perpecahan yang disebabkan oleh perselisihan internal atas penandatanganan pemain asing, yang menyebabkan pembentukan tim lain Milan berbasis, Internazionale/Inter Milan.

Masa GreNoLi
Trio GreNoLi
      Pada dekade 50-an, Milan ditakuti di bidang sepak bola dunia karena mempunyai trio GreNoLi, yang terdiri atas Gunnar Gren, Gunnar Nordahl, dan Nils Liedholm. Ketiganya merupakan pemain asal Swedia. Gren dan Nordahl beroperasi di sektor depan sebagai striker, sementara Liedholm mendukung serangan sebagai penyerang bayangan (playmaker). Tim di masa ini juga dihuni oleh sekelompok pemain-pemain berkualitas pada masanya, seperti Lorenzo Buffon, Cesare Maldini, dan Carlo Annovazzi. Kemenangan tersukses AC Milan atas Juventus tercipta 5 Februari 1950, dengan skor 7-1, dan Gunnar Nordahl mencetak hat-trick.


Era Nereo Rocco
      Milan kembali memenangi musim 1961/1962. Pelatihnya saat itu adalah Nereo Rocco, pelatih sepak bola yang inovatif, yang dikenal sebagai penemu taktik catenaccio (pertahanan gerendel/berlapis). Di dalam tim termasuk Gianni Rivera dan Jose Altafini yang keduanya masih muda. Musim berikutnya, dengan gol Altafini, Milan memenangkan Piala Eropa pertama mereka (kemudian dikenal sebagai Liga Champions UEFA) dengan mengalahkan Benfica 2-1. Ini juga merupakan pertama kalinya sebuah tim Italia memenangkan Piala Eropa.
      Meskipun begitu, selama tahun 1960-an piala kemenangan Milan mulai menyusut , terutama karena perlawanan berat dari Intermilan yang dilatih Helenio Herrera. Scudetto berikutnya tiba hanya di 1967/1968, berkat gol Pierino Prati, topskor Seri A di musim itu, Piala Winners berhasil direbut ketika mengalahkan Hamburger SV, dan juga berkat dua gol dari Kurt Hamrin. Musim selanjutnya AC Milan memenangkan Piala Eropa kedua (4-1 atas AFC Ajax), dan pada 1969 memenangkan Piala Interkontinental pertama, setelah mengalahkan Estudiantes de La Plata dari Argentina dalam dua leg dramatis (3-0, 1-2).

Scudetto kesepuluh dan Seri B
      Di tahun 1970, Milan merebut tiga gelar Coppa Italia dan gelar Piala Winners kedua; namun, tujuan utama Milan adalah scudetto kesepuluh, yang berarti mendapatkan “bintang” untuk tim (di Italia,setiap tim yang meraih 10 gelar liga mendapat bintang yang disemat di bajunya). Di 1972 mereka meraih semifinal Piala UEFA, kalah dari pemenang sesungguhnya, Tottenham Hotspur. Musim 1972/1973 mereka hampir memenangkan scudetto kesepuluh, namun gagal karena hasil kalah menyakitkan dari Hellas Verona F.C. di pertandingan terakhir musim. AC Milan menunggu sampai musim 1978/1979 untuk meraih scudetto kesepuluh mereka, yang dipimpin oleh Gianni Rivera, yang pensiun dari dunia sepak bola setelah membawa timnya meraih kemenangan tersebut.
      Namun, hasil terburuk datang kepada “Rossoneri”: setelah memenangkan musim 1979/1980, Milan didegradasi ke Serie B oleh F.I.G.C, bersama S.S. Lazio, karena terlibat skandal perjudian Totonero 1980. Di 1980/1981, Milan dengan mudah menjuarai Seri B, dan kembali ke Seri A, di mana penyakit tersebut terulang di musim 1981/1982, Milan terdegradasi kembali.

The Dream Team
Kedatangan Berlusconi
Ruud Gullit-Van Basten-Frank Rijkaard
      Setelah serentetan masalah menerpa Milan, dan membuat klub kehilangan suksesnya, AC Milan dibeli oleh enterpreneur Italia, Silvio Berlusconi. Berlusconi adalah sinar harapan Milan kala itu. Dia datang pada 1986. Berlusconi memboyong pelatih baru untuk Milan, Arrigo Sacchi, serta tiga orang pemain Belanda, Marco van Basten, Frank Rijkaard, dan Ruud Gullit, untuk mengembalikan tim pada kejayaan. Ia juga membeli pemain lainnya, seperti Roberto Donadoni, Carlo Ancelotti, dan Giovanni Galli.

Era Sacchi
Arrigo Sacchi
      Sacchi memenangkan Serie A musim 1987-1988. Di 1988-1989, Milan memenangkan gelar Liga Champions ketiganya, mempecundangi Steaua Bucuresti 4-0 di final, dan gelar Piala Interkontinental kedua mengalahkan National de Medellin (1-0, gol tercipta di babak perpanjangan waktu). Tim mulai mengulangi kejayaan mereka di musim-musim berikutnya, mengalahkan S.L.Benfica, dan Olimpia Asuncion di 1990. Skuad kemenangan Eropa mereka adalah: 
Kiper : Giovanni Galli
Bek : Mauro Tasotti — Alessandro Costacurta — Franco Baresi — Paolo Maldini
Gelandang : Angelo Colombo — Frank Rijkaard — Carlo Ancelotti — Roberto Donadoni
Penyerang : Ruud Gullit — Marco van Basten


Era Capello
Fabio Capello
      Saat Sacchi meninggalkan Milan untuk melatih timnas Italia, Fabio Capello dijadikan pelatih Milan selanjutnya (1991-1996), dan Milan meraih masa keemasannya sebagai Gli Invicibli (The Invicibles) dan Dream Team. Dengan 58 pertandingan tanpa satu pun kekalahan Invicibli membuat tim impian di semua sektor seperti Baresi, Costacurta, dan Maldini memimpin pertahanan terbaik, Marcel Desailly, Donadoni, dan Ancelotti di gelandang, dan Dejan Savicevic, Zvonimir Boban, Daniella Massaro bermain di sektor depan. Pada saat dilatih Capello ini, Milan pernah singgah ke Indonesia dalam rangka tur musiman dan melawan klub lokal Persib Bandung. Pertandingan yang dimulai di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 4 Juni 1994 itu dimenangkan Milan dengan skor telak 8-0. Gol kemenangan Milan dicetak oleh Dejan Savićević (’17)(’18), Gianluigi Lentini (’26), Paolo Baldieri (’27)(’48)(’58), Christian Antigori (’68), dan Stefano Desideri (’78). Capello berhasil membawa Milan meraih empat gelar juara serie A dan satu gelar juara Liga Champions.

Masa masa sulit (Tabarez ke Terim)
1996-1997
Paolo Maldini - Franco baresi
      Setelah kepergian Fabio Capello pada tahun 1996, Milan merekrut Oscar Washington Tabarez tetapi perjuangan keras di bawah kendalinya kurang berhasil dan mereka selalu kalah dalam beberapa pertandingan awal. Dalam upaya untuk mendapatkan kembali kejayaan masa lalu, mereka memanggil kembali Arrigo Sacchi untuk menggantikan Tabarez. Milan mendapatkan tamparan keras kekalahan terburuk mereka di Serie A, dipermalukan oleh Juventus F.C.di rumah mereka sendiri San Siro dengan skor 1-4. Milan membeli sejumlah pemain baru seperti Ibrahim Ba, Christophe Dugarry dan Edgar Davids. Milan berjuang keras dan mengakhiri musim 1996-1997 di peringkat kesebelas di Serie A.
1997-1998
      Sacchi digantikan dengan Capello di musim berikutnya. Capello yang menandatangani kontrak baru dengan Milan merekrut banyak pemain potensial seperti Kristen Ziege, Patrick Kluivert, Jesper Blomqvist, dan Leonardo, tetapi hasilnya sama buruk dengan musim sebelumnya. Musim 1997-1998 mereka berakhir di peringkat kesepuluh. Hasil ini tetap tidak bisa diterima para petinggi Milan, dan seperti Sacchi, Capello dipecat.
1998-1999
      Dalam pencarian mereka untuk seorang manajer baru, Alberto Zaccheroni menarik perhatian Milan. Zaccheroni adalah manajer Udinese yang telah mengakhiri musim 1997-1998 pada peringkat yang tinggi di tempat ke-3. Milan mengontrak Zaccheroni bersama dengan dua orang pemain dari Udinese, Oliver Bierhoff dan Thomas Helveg. Milan juga menandatangani Roberto Ayala, Luigi Sala, dan Andres Guglielminpietro dan dengan formasi kesukaan Zaccheroni 3-4-3, Zaccheroni membawa klub memenangkan scudetto ke-16 kembali ke Milan. Starting XI adalah: Christian Abbiati; Luigi Sala, Alessandro Costacurta, Paolo Maldini; Thomas Helveg, Demetrio Albertini, Massimo Ambrosini, Andres Guglielminpietro; Zvonimir Boban, George Weah, Oliver Bierhoff.
1999-2000
      Meskipun sukses di musim sebelumnya, Zaccheroni gagal untuk mentransformasikan Milan seperti The Dream Team dulu. Pada musim berikutnya, meskipun munculnya striker Ukraina Andriy Shevchenko, Milan mengecewakan fans mereka baik dalam Liga Champions UEFA 1999-2000 ataupun Seri A. Milan keluar dari Liga Champions lebih awal, hanya memenangkan satu dari enam pertandingan (tiga seri dan dua kalah) dan mengakhiri musim 1999-2000 di tempat ke-3. Milan tidaklah menjadi sebuah tantangan bagi dua pesaing scudetto kala itu, S.S.Lazio dan Juventus.
2000-2001
Alberto Zaccheroni
      Pada musim berikutnya, Milan memenuhi syarat untuk Liga Champions UEFA 2000-2001 setelah mengalahkan Dinamo Zagreb agregat 9-1. Milan memulai Liga Champions dengan semangat tinggi, mengalahkan Besiktas JK dari Turki dan raksasa Spanyol FC Barcelona, yang pada waktu itu terdiri dari superstar internasional kelas dunia, Rivaldo dan Patrick Kluivert. Tapi performa Milan mulai menurun secara serius, seri melawan sejumlah tim (yang dipandang sebagai kecil/lemah secara teknis untuk Milan), terutama kalah 2-1 oleh Juventus di Seri A dan 1-0 untuk Leeds United. Dalam Liga Champions putaran kedua, Milan hanya menang sekali dan seri empat kali. Mereka gagal untuk mengalahkan Deportivo de La Caruna dari Spanyol di pertandingan terakhir dan Zaccheroni dipecat. Cesare Maldini, ayah dari kapten tim Paolo, diangkat dan hal segera menjadi lebih baik. Debut kepelatihan resmi Maldini di Milan dimulai dengan menang 6-0 atas A.S.Bari, yang masih memiliki senjata muda, Antonio Casano. Itu juga di bawah kepemimpinan Maldini bahwa Milan mengalahkan saingan berat sekota Internazionale dengan skor luar biasa 6-0, skor yang tidak pernah diulang dan di mana Serginho membintangi pertandingan. Namun, setelah bentuk puncak ini, Milan mulai kehilangan lagi termasuk kekalahan 1-0 yang mengecewakan untuk Vicenza Calcio, dengan satu-satunya gol dalam pertandingan dicetak oleh seorang Luca Toni. Terlepas dari hasil ini, dewan direksi Milan bersikukuh bahwa Milan mencapai tempat keempat di liga di akhir musim, tapi Maldini gagal dan tim berakhir di tempat keenam.
2001-2002
      Milan memulai musim 2000-2001 dengan lebih banyak penandatanganan kontrak pemain bintang termasuk Javi Moreno dan Cosmin Contra yang membawa Deportivo Alaves ke putaran final Piala UEFA. Mereka juga menandatangani Kakha Kaladze (dari Dynamo Kyiv), Rui Costa (dari Fiorentina), Filippo Inzaghi (dari Juventus), Martin Laursen (dari Hellas Verona), Jon Dahl Tomasson (dari Feyenoord), Umit Davala (dari Galatasaray) dan Andrea Pirlo (dari Inter Milan). Fatih Terim diangkat sebagai manajer, menggantikan Cesare Maldini, dan cukup sukses. Namun, setelah lima bulan di klub, Milan tidak berada di lima besar liga dan Terim dipecat karena gagal memenuhi direksi harapan.

Era Ancelotti
Carlo Ancelotti
      Terim digantikan oleh Carlo Ancelotti, meskipun rumor bahwa Franco Baresi akan menjadi manajer baru. Terlepas dari masalah cedera pemain belakang Paolo Maldini, Ancelotti berhasil dan mengakhiri musim 2001-02 dalam peringkat empat, tempat terakhir untuk di Liga Champions. Starting XI pada saat itu adalah Christian Abbiati; Cosmin Contra, Alessandro Costacurta, Martin Laursen, Kakha Kaladze, Gennaro Gattuso, Demetrio Albertini, Serginho; Manuel Rui Costa; Andriy Shevchenko, Filippo Inzaghi. Ancelotti membawa Milan meraih gelar juara Liga Champions pada musim 2002/2003 ketika mengalahkan Juventus lewat drama adu penalti di Manchester, inggris. Milan terakhir kali meraih gelar prestisus dengan merebut juara Liga Italia pada musim kompetisi 2003/2004 sekaligus menempatkan penyerang Andriy Shevchenko sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Italia, maka rossoneri-pun semakin ditakuti.

Pasang surut 2006-2008
      Pada musim kompetisi Liga Italia Serie A 2006/2007, Milan terkait dengan skandal calciopoli yang mengakibatkan klub tersebut harus memulai kompetisi dengan pengurangan 8 poin. Meskipun begitu, publik Italia tetap berbangga karena di tengah rusaknya citra sepak bola Italia akibat calciopoli, Milan berhasil menjuarai kompetisi sepak bola yang paling bergengsi di dunia, Liga Champions. Hasil itu didapat setelah Milan menaklukkan Liverpool 2-1 lewat dua gol Filippo Inzaghi. Gelar inipun menuntaskan dendam Milan yang kalah adu penalti dengan Liverpool dua tahun silam. Gelar pencetak gol terbanyakpun disabet pemain jenius Milan, Kaka dengan torehan 10 gol. Pada pertengahan musim, Milan mendatangkan mantan pemain terbaik dunia, Ronaldo dari Real Madrid untuk memperkuat armada penyerang mereka setelah penyerang muda Marco Boriello dihukum karena terbukti doping. Musim 2007/2008, Milan terpaksa bermain di kompetisi Piala UEFA setelah hanya berhasil menduduki peringkat ke-5 dibawah Fiorentina dengan selisih 2 poin. Dalam pertandingan Serie A yang terakhir, Milan menang 4-1 atas Udinese, tapi di saat bersamaan, Fiorentina juga menang atas Torino dengan skor 1-0 yang akhirnya posisi kedua tim tak ada perubahan. Untuk memperbaiki performa di musim berikut (2008/2009), Milan membeli sejumlah pemain baru, di antaranya Mathieu Flamini dari Arsenal, serta Gianluca Zambrota dan Ronaldinho yang keduanya berasal dari Barcelona. Pada transfer paruh musim 2008/2009, Milan mendatangkan David Beckham dengan status pinjaman dari klub sepak bola Amerika Serikat LA Galaxy.

Era Leonardo
      Pada akhir musim 2008/2009, Milan menempati peringkat ke-3 klasemen liga Serie-A, dua peringkat di bawah rival sekota, Internazionale yang meraih scudetto dan di bawah Juventus. Untuk memperbaiki hasil yang kurang memuaskan ini, Milan mendatangkan pelatih muda yang sekaligus mantan pemain Milan era 90-an, Leonardo untuk menggantikan pelatih Milan sebelumnya, Ancelotti yang “hijrah ke London”, tepatnya klub Chelsea FC. Milan juga terpaksa melepas beberapa pemainnya, antara lain:
  • Kaka, pindah ke Real Madrid. Nilai transfernya ± 67 juta Euro
  • Paolo Maldini, bek legendaris Milan ini memutuskan untuk pensiun
  • Yoann Gourcuff, memutuskan untuk tetap di Bordeaux.
      Masalah terbesar yang mengganjal transfer para pemain tersebut adalah pihak Milan yang selalu berpikir dua kali untuk mengeluarkan uang demi membeli seorang pemain. Pada bulan Juli dan Agustus 2009, Milan mendapatkan dua pemain baru, yaitu Oguchi Onyewu yang merupakan seorang mantan bek Standard Liege dengan status bebas transfer dan Klass-Jan Huntelaar eks striker Real Madrid dengan nilai kontrak 14,7 juta Euro. Namun hasil yang di dapatkan Milan pada turnamen pra-musim banyak menuai kekecewaan, pemain anyar yang diturunkan oleh Milan pada saat tur pra-musim hanya Oguchi Onyewu karena Huntelaar baru bergabung bulan Agustus.
      Musim 2009/2010 diawali Milan dengan hasil yang tidak memuaskan. Bermula ketika Milan meraih hasil imbang 2-2 melawan LA Galaxy, seterusnya, Milan terus menuai hasil negatif. Milan terperosok di ajang World Football Challange 2009. Di ajang Audi Cup, Milan juga kalah oleh Bayern Munich dengan skor 1-4. Bahkan, ketika menghadapi derby 30 Agustus 2009 melawan Internazionale di San Siro, Milan kalah memalukan dengan skor 0-4, sekaligus memecahkan rekor kemenangan terbesar Inter di San Siro.
Pertengahan Oktober 2009, penilaian berbagai pihak tentang kinerja Leonardo sebagai pelatih yang tadinya berada di titik terendah akibat serentetan performa buruk, mulai terdongkrak dengan berhasilnya Leonardo memimpin Milan mengalahkan AS Roma 2-1 di San Siro. Setelah kemenangan itu, Milan juga menuai hasil positif di Stadion Santiago Bernabeu dengan kemenangan dramatis atas Real Madrid 3-2. Dan setelah itu, Milan kembali menuai kemenangan atas Chievo Verona di Stadio Marc'Antonio Bentegodi, kandang Chievo, skor 2-1 untuk kemenangan AC Milan. Pada 1 November 2009, Milan mengalahkan Parma FC di San Siro 2-0 sekaligus mengantarkan Milan ke peringkat 4 klasemen sementara (Zona masuk Liga Champions terakhir). Pada 19 November 2009, kekalahan 0-2 Juventus FC dari Cagliari membuat Milan berada di posisi runner-up di bawah Internazionale; karena, beberapa jam setelah kekalahan Juventus, Milan memenangkan pertandingannya dengan Catania, 2-0.
      Memasuki bagian akhir musim Serie A April 2010, Milan yang tengah berada di peringkat ketiga dan hanya selisih 4 poin dari peringkat pertama kelasemen AS Roma, dan hanya berjarak 1 poin dengan peringkat kedua Inter Milan. Namun pada akhirnya Milan harus takluk dua kali berturut-turut dari Sampdoria 2-1, dan dari Palermo dengan skor 3-1. Dengan kekalahan tersebut, impian Milan untuk meraih gelar musim ini pupus. Pada pertandingan di giornata terakhir Seri A 2009/2010 antara Milan melawan Juventus, Leonardo memimpin Milan mengalahkan Juventus 3-0 di San Siro sekaligus memberi kontribusi terakhirnya bagi rossoneri, dan mengumumkan bahwa ia akan berhenti melatih Milan untuk musim depan. Sejak mundurnya Leonardo, banyak spekulasi yang berpendapat mengenai pelatih baru Milan, tetapi pada 25 Juni 2010, secara mengejutkan pihak Milan mengumumkan untuk memilih Massimiliano Allegri sebagai pelatih baru Milan.

Era Allegri
Massimiliano Allegri
Musim 2010/2011, Milan dipimpin oleh Massimiliano Allegri, dengan berbagai pembaruan mulai dari sponsor (bwin.com digantikan Emirates), hingga lini pemain. Di akhir bursa transfer, secara mengejutkan Milan memboyong Zlatan Ibrahimovic dari FC Barcelona (dengan opsi pinjaman dan pembelian 24 juta Euro di akhir musim), dan Robinho dari Manchester City. Milan berhasil meraih scudetto ke-18 pada musim tersebut.

Minggu, 09 Februari 2014

Arsitektur Lansekap 1

Top 10 Influential Landscape Architects

Sepuluh tokoh arsitek lansekap yang berpengaruh


      Jika kalian membaca artikel ini, sudah tentu kalian adalah seorang Arsitek Lansekap,seorang Mahasiswa arsitektur lansekap atau seorang penggemar tentang segala sesuatu mengenai lansekap.Dan sudah tentu kalian pasti menyukai suatu tipe gaya disain lansekap yang disenangi, menggemari suatu era karya lansekap tertentu dan mempunyai seorang arsitek lansekap yang di puja.

      Seperti halnya industri profesi specialis yang lain, Arsitektur Lansekap sebagai disiplin ilmu juga telah melewati proses panjang dalam kehidupan ilmu pengetahuan. Dan artikel ini berisikan sosok manusia yang menjadi pionir pada masanya, manusia yang merubah sejarah dengan hasil karya selama perjalanan Arsitektur Lansekap, mereka memperkenalkan ide dan konsep baru ataupun hasil karya perancangan taman lingkungan dan lansekap terkenal. Bahkan bakat dan visi mereka menjadikan mereka terdepan pada eranya .
Sekarang mereka merupakan sumber inspirasi bagi setiap arsitek lansekap yang dikenal sebagai manusia manusia yang tak kenal takut dalam mengejar mimpi dalam berkarya .

      Daftar dibawah ini berisikan nama yang sudah diketahui oleh semua Arsitek Lansekap dan penggemar bidang dan karya Arsitektur Lansekap. Sangat terasa berat menyeleksi hanya 10 (sepuluh) nama dari berbagai nama yang saya ketahui dan kagumi. Akan tetapi inilah dia…!!

 10. Martha Schwartz

      Seorang Arsitek Lansekap yang berasal dari Amerika merupakan salah satu ikon abad ke 20 bidang ilmu Arsitektur Lansekap. Hasil karyanya yang kontrovesial dan impresif sangat berbeda dari apa yang biasa kita saksikan, kadang hasil kekaryaan lansekapnya sama sekali tidak menggunakan elemen tanaman ataupun elemen air sebagai bagian elemen disain lansekap, keistimewaan karakter yang menjadi ciri khasnya adalah warna yang cerah, garis tajam dan berbagai macam struktur artificial buatan .Latar belakang Martha adalah fine art dan lansekap. proyek hasil karyanya mulai dari lingkup milik pribadi hingga lingkup skala urban. Perkerjaan yang dapat dikenal sebagai hasil karyanya seperti the Splice Garden Di Cambridge, Massachusetts and Jacob Javits Convention Center Plaza di New York, as well as Dublin Docklands di Ireland.

 9. Antoni Gaudí

      Seorang Arsitek dari Catalan, lahir di Reaus tahun 1852, dapat dipanggil dengan nama lain :‘ a visionery’ tipe dan gayanya termasuk unik, yaitu kombinasi dari elemen neo-gothic yang terpengaruh gaya oriental dan melewati batas aliran moderisme. Mencapai puncak batas gaya organic yang terinspirasi dari alam kedalam bentuk yang tak tertandingi oleh arsitek lain.gaudi jarang menggambar gambar rencana,dia lebih suka dengan cara menggunakan model dalam skala. Bagian dari kerja arsitektural , seperti gereja yang terkenal sagrada familia, dia seorang perancang dari taman lingkungna terbaik pantas dia acungi jempol di Barcelona park guell. Projek taman lingkungan ini merupakan masterpiece dari rancangannya, penuh objek yang flamboyant seperti naga laut bentuk bangku seperti seekor salamander. Ini merupakan hasil karya orsinil lansekap yangpernah dibangun menginspirasi setiap pengunjung dan menunjukan kelas dirinya sebagai seorang perancang.

  8. Thomas Dolliver Church 

      Lahir di Boston-Amerika tahun 1902, merupakan salah satu ikon sosok Arsitek Lansekap pada abad 20. Dikenal dengan kepiawainya dalam menyajikan karya lansekap sesuai dengan kondisi lokal, tradisi dan tanaman seperti yang di harapkan oleh klien. Karyanya bercirikan Gaya modern, sederhana dan fungsional akan tetapi elegan tersajikan pada sebuah bangunan rumah yang terinspirasi aliran seni kontemporer. Salah satu hasil karya nya yang terbaik adalah rumah pribadinya sendiri El Novillero in California. Dia juga merancang beberapa karya proyek besar seperti UC Berkeley, UC Santa Cruz, the grounds of the American Embassy in Havana, Cuba, and the Mayo Clinic in Rochester, Minnesota.Dan dia menulis sebuah buku yang berisikan pesan dan pengetahuan penting bagi seluruh Arsitek Lansekap dunia berjudul - “Gardens are for People”. 

7. Sir Geoffrey Jellicoe 

      Seorang Arsitek Lansekap sekaligus seorang Arsitek terbesar yang berasal dari Inggris .Lahir di Chelsea tahun 1900, dikenal sebagai seorang Arsitek Lansekap Inggris terbaik pada generasinya, Selain dari merancang dan merenovasi berbagai macam dan skala taman lingkungan, dia juga merupakan seorang pengarang buku mengenai ke ilmu an Arsitektur Lansekap “landscape by man” yang menjadi buku literatur wajib dimiliki bagi para Arsitek Lansekap dunia. Selain dari hasil karya lansekapnya yang terkenal ,beliau dikenal juga sebagai Founding President of IFLA – International Federation of Landscape Architects. Beberapa hasil karya lansekap terbaiknya dapat dilihat di Kennedy Memorial, Sutton Place Garden and Hever Castle Gar 

6.Roberto Burle Marx 

      Seorang Arsitek Lansekap yang berasal dari Brasil, dikenal karena mengenalkan aliran modernism ke brasil, Dia lahir tahun 1909 di Sao Paulo, mulai tertarik ke bidang disain lansekap oleh karena pengaruh dan desakan orangtuanya. Ciri khas didalam setiap proyek hasil karyanya dia selalu menggunakan jenis species tanaman asli sesuai habitat ,untuk membentuk blok warna Dia memiliki pengetahuan yang luas tentang botani asli brasil dan memiliki koleksi tanaman yang luas di barra de quaratiba. Dia memperlakukan lansekap bagaikan lukisan abstrak dan selalu melakukan pendekatan pekerjaan secara perfesionis dan hasil karyanya memiliki sense of timelessness dan selaras dengan alam. Prinsip Simetri tidak akan diketemukan dalam setiap proyek termasuk komposisi tanaman yang sejenis dalam satu group besar serta kadang dapat ditemukan bentuk bebas aliran air yang menyenangkan Sebagian Hasil karya nya dapat dilihat di Copacabana Beach Promenade, Flamengo Park in Rio de Janeiro and Kuala Lumpur City Centre Park. 

5. Gertrude Jekyll Gertrude 

      Jekyll merupakan seorang arsitek lansekap perempuan yang memberikan inspirasi, terkenal sebagai seorang perancang perempuan sepanjang masa. Dengan kepekaan matanya terhadap warna dan sensitivitas terhadap bentuk, dia menciptakan beberapa taman cantik di UK, eropa dan amerika. Lahir tgl 29 november 1843, dia menyenangi taman dan tanaman sejak masih kecil, dia belajar tentang seni, warna, optikal dan botani. Segala pengetahuan yang didapat memberikan manfaat pada sepanjang karier dan karya nya. Dia memperlakukan taman bagaikan sebuah kanvas, melukis dengan tanaman dengan berbagai warna dan tekstur. Dan dia tidak pernah gagal dalam memilih tanaman yang tepat sesuai dengan kondisi iklim disebabkan kemampuan dalam ilmu botani yang dikuasainya. Kita masih bias mengagumi hasil karyanya seperti garden of greywall, hestercombe, upton grey, the secret garden of sandwich dan masih banyak lagi yang lain. 

4.Peter Josef lenne 

      Lahir tahun 1789 seorang Arsitek Lansekap yang terkenal dengan karya lansekap taman publik, telah merancang dan merencanakan lebih dari 250 park, kebanyakan taman istana dan taman kastil. Dia mendisain banyak taman di Potsdam,sanssouci park, babelsberd park,dan tiergarten di berlain dan banyak lagi. Kita dapat berkunjung disalah satu karyanya di Frankfurt (oder), Leipzig dan Koblenz.Karateristik rancangannya dominan ke bentuk lahan datar rerumputan dengan visual yang aktratif dari lansekap sekeliling serta picturesque dari kombinasi antara kumpulan grup tanaman dan semak.banyak hasil karyanya saat sekarang sudah menjadi ‘World heritages site’ 

3.Frederick Law Olmsted 

      Seorang perencana lansekap yang dikenal sebagai Bapak dari Arsitektur Lansekap Amerika, lahir di Hartford, Connecticut tgl 26 april 1822, berkerjasama dengan partner seniornya calvert vaux mereka banyak merancang berbagai taman taman lingkungan kota terkenal di amerika.Dia meyakini bahwa ruang hijau kota dapat dinikmati dan dipergunakan oleh setiap penduduk kota dari segala golongan social, yang oleh karena itu menjadi dasar bagi ide modern dari taman public (public park). Dia juga merupakan perancang awal dari jaringan keseluruhan ruang hijau dan koneksi dari jalur hijau, menghubungkan kota dengan ruang area hijau. Penemu dari beberapa kurikulum sekolah dan kolege dan seorang arsitek yang pertama kali merencana komunitas di united states –the riverside in Illinois 

2.Andre le notre 

       Lahir 12 maret tahun 1613 di paris, seorang Arsitek Lansekap Perancis ini memberikan pengaruh besar akan bentukan taman dengan aliran baroque di eropa. Pada awal kariernya dia bekerja untuk kaum aristrokrat dan kaum bangsawan. Dan kemudian dia ditunjuk sebagai kepala pimpinan taman oleh King Louis XIV. Dan tidak diragukan lagi hasil karyanya yang terkenal dan fenomenal adalah The garden of Versailles, yang dirancang bangun untuk King Louis XIV. Hasil karya lainnya yang terkenal Gardens of Vaux-le-Vicomte, fountainebleau and Greenwich park di London. Karakter dan cirri le notre tertera jelas pada gaya taman formal perancis termasuk didalamnya parterres, water basin,fountains.bosquets and avenues. 

1.Lancelot “ capability” brown 

      Arsitek lansekap yang berasal dari british ini mempunyai nama kecil“ capability” sesuai dengan kebiasaannya berbicara tentang permukiman negara memiliki ‘capability’untuk perbaikannya. lahir tahun 1716, Brown telah merencanakan dan merenovasi lebih dari 170 taman lingkungan baru disekeliling perumahan dan setate terbaik di Britain. Antara lain Croome court, Blenheim palace, Warwick castle, stowed an Milton abbey ‘capability’ selalu mengimplikasikan sekelompok pohon dengan ketinggian bervariasi dan menyukai keteraturan, tekstur lembut serta garis melengkung Tujuannya adalah untuk sedapat mungkin meniru bentuk alami semirip mungkin. Selama hidupnya dan setelah kematiannya di tahun 1783 dia merupakan seorang yang kritis dalam mengembangkan lansekap dan telah memusnahkan bentuk dari lansekap yang lama yaitu taman formal inggris. Tapi hingga hari ini tetap di hormati dan dianggap sebagai “ England greatest gardener” 

      Daftar list diatas tidak berarti daftar yang komprehensif ,didalam sejarahnya perkembangan lansekap masih banyak lagi bisa diketemukan arsitek arsitek lansekap yang mempunyai karya besar dan selalu unggul dalam hal kekaryaan.dan saya harapkan setiap arsitek lansekap dapat menemukan sendiri idola masing masing yng menjadi ‘role model’ bagi dirinya selama berpraktisi. Mungkin list yang sajikan agak berbeda, tapi saya berusaha untuk menyeleksi arsitek lansekap yang telah berhasil memberi pengaruh besar dalam perjalanan sejarah Arsitektur lansekap dan memiliki ide yang revolusioner yang berhasil merubah dan menyebabkan perkembangan tatanan ilmu pengetahuan arsitektur lansekap. 

      Terima kasih kepada mereka para arsitek lansekap yang masih bisa kita ingat hingga hari ini dan kita dari waktu kewaktu dapat melihat kebelakang sejenak dan berkata bahwa kita memang berdiri diatas pundak pundak para raksasa arsitektur lansekap.

 (disadur dari artikel) 
Marta Ratajszczak, Writer  

Marta is an ambitious garden designer based in Poland, always trying to think outside of the box and express new ideas to encourage people to open their mind to the beautiful world of design and imagination
  posted by JOHN F.PAPILAYA